Obat tumor rahang

Kisah Nyata : Teripang Kendalikan Tumor Rahang : Sumber : Majalah Trubus 473 – April 2009
Sri rejeki tak sepakat dengan syair lagu
yang dilantunkan penyanyi Hamdan ATT. “Lebih baik sakit gigi daripada
sakit hati ini, biar tak mengapa…” enam giginya dicabut sekaligus
menyisakan sakit tak terperi.
Sri Rejeki harus merelakan 6 giginya
dipaksa tanggal dalam waktu bersamaan. Itu setelah dokter mendiagnosis
rahang atas Sri positif tumor. Perempuan 35 tahun itu teringat peristiwa
30 tahun lampau. Saat berusia 10 tahun ia terjatuh keras ke
gorong-gorong di dekat rumahnya. Rahangnya bergeser. meski akhirnya
sembuh. Tak jelas apakah tragedi masa lalu itu sebagai pemicu tumor
rahang alas.
Yang jelas pada Februari 1992 ia
merasakan sakit gigi dan muncul sebongkah daging di langit-langit mulut.
Dua bulan berselang, benjolan itu membesar seukuran 4 kali kelereng.
Bukan hanya itu, nyeri hebat di kepala ia rasakan. Perempuan kelahiran
29 Agustus 1974 itu hanya bisa terbaring. “Malu jika keluar rumah karena
muka saya seperti bengap, seperti dipukuli orang,” kata Sri.
Tumor lagi
Menyembunyikan penderitaan tak mengatasi
masalah. Oleh karena itu ia mendatangi dokter spesialis bedah mulut.
Saat itulah dokter mendiagnosis Sri positif ameloblastoma alias tumor
pada rahang kiri. Dokler menyarankan agar ia opname uniuk pengambilan
tumor. Sebelum operasi, dokter mencabut 6 gigi geraham Sri. Tujuannya
memudahkan pengangkatan tumor.
Usai operasi, ia mengenakan gigi palsu.
Operasi lancar dan nyeri pun hilang, Wajah Sri kembali seperti semula,
tak lagi bengap. la kembali menjalani aktivitas sehari-hari menjadi
pedagang kelontong di Penggilingan, Jakarta Timur. Sri Rejeki tentu
bungah bisa mengais rezeki kembali. Namun, petaka itu kembali datang.
Tumor datang lagi 10 tahun usai Sri menjalani operasi.
Pada 2003 giliran rahang kiri belakang
yang terserang tumor. “Rasa sakitnya lebih parah dibanding sebelumnya.”
kata Sri. Dengan wajah menggembung hingga bawah mata, ia pun mendatangi
dokter spesialis bedah mulut. Seluruh rahang kirinya mesti diangkat
untuk pengambilan tumor. Saat jam operasi tiba, Sri berubah pikiran:
membatalkan operasi. la takut suaranya berubah menjadi sengau sebagai
efek samping operasi.
Sri lebih memilih menggunakan beragam,
herbal seperti mahkota dewa. Ia mendidihkan 100 gram mahkota dewa kering
dalam dua gelas air. Ramuan itu memang membuat, tumornya tak membesar,
tetapi tak juga mengecil. la juga berpantang beberapa jenis makanan.
Bahan pangannya hanya ubijalar dan singkong lunak karena mulut Sri sulit
mengunyah bahan pangan lain.
Pecah
Jalan kesembuhan terkuak ketika sang
kakak menyarankan ekstrak teripang berbentuk jelly. Mulai September 2008
Sri rutin mengkonsumsi sesendok ekstrak teripang 2 kali sehari. la juga
menelan 10 tablet spirulina sekaligus sehari setelah makan. Perubahan
pertama yang ia rasakan usai konsumsi teripang-spirulina itu adalah
tidurnya nyenyak. Sebelum konsumsi ia kerap terjaga. Selain itu sakit
kepala yang kerap kali datang mulai berkurang.
Dua bulan kemudian, ketika bercermin,
Sri kaget melihat mulutnya penuh darah. la terhenyak panik.
Namun.setelah mengetahui benjolan besar di rahangnya pecah, ia tenang.
Benjolan pecah itu diikuti dengan mengempisnya wajah yang menggembung.
Setelah 3 bulan ia sudah bisa mengunyah berbagai makanan dan nafsu
makannya pun meningkat. Itu terlihat dai bobot tubuhnya, dari 65 kg
menjadi 77 kg.
Menurut Abdul Latif dari Departemen Bedah Mulut Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia,
ameloblastoma bersifat jinak, tumbuh lambat, dan penyebarannya ke
stroma jaringan ikat. Tumor bakal kambuh bila operasi tidak sempuma-
Ameloblastoma bisa tumbuh lagi setelah pencabutan gigi. pengangkatan kista, dan intasi rongga mulut.
Ameloblastoma, tumor di rahang bersifat jinak dan tumbuh lambat. Efeknya pembengkakan yang menyebabkan bentuk wajah berubah
Ameloblastoma menyerang semua kelompok
usia. terutama pada 40-50 tahun. Orang yang terserang ameloblastoma
jarang menunjukkan gejala khas sehingga tumor itu jarang terdiagnosis
dini. Ukuran pembengkakan akibat ameloblastoma bervariasi sehingga
menyebabkan bentuk waiah berubah.
Ekstrak teripang ampuh mengatasi
ameloblastoma? Begitulah pengalaman empiric Sri Rejeki. Satwa laut itu
terbukti antitumor dan antikanker sebagalmana riset ilmiah Jaime
Rodriguez, periset dari Fakultas Kimia, Universidad de Santiago de
Compostelo. Spanyol. itu mengekstrak 300 teripang dalam pelarut metanol.
Dalam uji praklinis. ekstrak teripang aktif membunuh set heLa (tumor
rahim) dan B-18-Fl (melanoma).
Senyawa yang berperan adalah glikosida
yang bersitat antitumor dan antikanker. Teripang mengandung 0.93 g
glikosida. Kandungan glikosida dalam teripang terdiri atas 40 mg
holothunnoside A ; 9 mg holothunnoside B ;15 mg holothunnoside C ; 10 mg
holothurinoside D ; dan 20 mg holothurin A. Kelima senyawa itulah yang
terbukti efektif menggempur tumor.(Vina Fitriani) Info pemesanan klik disini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar