Obat herbal penyakit Leukemia
Bagaimana cara mengatasi atau menyembuhkan leukemia atau penyakit kanker darah? untuk mengatasi penyakit kanker darah atau leukemia kini telah hadir obat herbal kanker darah atau leukemia yang aman dan alami serta tanpa efek samping dengan obat herbal XAMthone plus, Kenapa harus XAMthone plus (Jus Manggis)?baca artikelnya secara lengkap- Menurut Dr. Berna Elya : Peneliti dari Departemen Farmasi Universitas Indonesia
Manggis berkhasiat untuk kesehatan dan Kecantikan
Manggis
(queen of fruits) merupakan komoditas buah yang berkhasiat untuk
kesehatan dan kecantikan karena memiliki antioksidan yang menangkap
radikal bebas dan mencegah kerusakan sel sehingga proses degenerasi sel
terhambat. Antioksidan manggis terdapat pada kulitnya yang bernama
Xanthone. Kadarnya mencapai 123,97 mg per ml.Khasiat Xanthone bukan
hanya antioksidan, tetapi juga antikanker.
Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi yang untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu ekstrak itu juga bersifat apoptosis penghancur sel kanker.
Xanthone mampu merawat beberapa jenis penyakit kanker seperti kanker
hati, pencernaan, paru-paru, dll. Xanthone dalam kulit manggis juga
ampuh mengatasi penyakit Tuberculosis (TBC), asma, leukemia,
antiinflamasi dan antidiare. Faedah lain manggis sebagai antijamur dan antibakteri penyebab jerawat.Untuk pemesanan klik cara pemesanan
Tabir misteri keampuhan khasiat buah
eksotik ini terkuak, namun sayang di tanah leluhurnya Indonesia, manggis
belum banyak dimanfaatkan. Tak cuma daging buah manggis yang kaya akan
vitamin C-66 mg, tetapi juga kulit nan multi khasiat.Antikanker,
antioksidan, mujarab mengatasi jantung koroner dan mengatasi HIV, semua
ini hanya sebagian kecil dari khasiat kulit manggis yang mengisi tong
sampah. Di rimba raya sana masih banyak komoditas yang tetap menjadi
misteri, dan akankah misteri ini tersibak kelak?
- Menurut Dr. Ir. warid Ali Qosim, M.S ( Dosen Jurusan Budi Daya Pertanian dan Tim Ahli Divisi TTG Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Unpad Bandung.
Kulit Buah Manggis Sebagai Anti Oksidan
ADA satu ungkapan yang sering dijumpai
di masyarakat, “Biar hitam si buah manggis.” Ungkapan tersebut digunakan
untuk menilai sesuatu jangan dilihat dari bentuk luarnya saja, tetapi
lihatlah isinya. Begitu juga untuk menilai buah, jangan melihat kulit
buah manggis yang berwarna cokelat hitam, tetapi daging buahnya yang
berwarna putih, bertekstur halus, dan rasanya yang manis sekali
bercampur asam sehingga menimbulkan rasa khas dan segar.
Buah bernama Latin Garcinia mangostana
L. ini termasuk famili Guttiferae dan merupakan spesies terbaik dari
genus Garcinia. Manggis termasuk buah eksotik yang sangat digemari oleh
konsumen, baik di dalam maupun luar negeri, karena rasanya yang lezat,
bentuk buah yang indah, dan tekstur daging buah yang putih halus. Tidak
jarang jika manggis mendapat julukan Queen of tropical fruit (Ratunya Buah-buahan Tropik).
Pada umumnya masyarakat memanfaatkan
tanaman manggis karena buahnya yang menyegarkan dan mengandung gula
sakarosa, dekstrosa, dan levulosa. Komposisi bagian buah yang dimakan
per 100 gram meliputi 79,2 gram air, 0,5 gram protein, 19,8 gram
karbohidrat, 0,3 gram serat, 11 mg kalsium, 17 mg fosfor, 0,9 mg besi,
14 IU vitamin A, 66 mg vitamin C, vitamin B (tiamin) 0,09 mg, vitamin B2
(riboflavin) 0,06 mg, dan vitamin B5 (niasin) 0,1 mg. Kebanyakan buah
manggis dikonsumsi dalam keadaan segar, karena olahan awetannya kurang
digemari oleh masyarakat.
Selain buah, kulit buah manggis juga
dimanfaatkan sebagai pewarna alami dan bahan baku obat-obatan. Kulit
buah mengandung senyawa Xanthone yang meliputi mangostin, mangostenol,
mangostinon A, mangostenon B, trapezifolixanthone, tovophyllin B, alfa
mangostin, beta mangostin, garcinon B, mangostanol, flavonoid
epicatechin, dan gartanin. Senyawa tersebut sangat bermanfaat untuk
kesehatan. Senyawa Xanthone tersebut hanya dihasilkan dari genus
Garcinia. Di luar negeri kulit buah manggis sudah dibuat kapsul yang
digunakan untuk suplemen diet, antioksidan, dan antikanker.
Hasil penelitian menunjukkan, ekstrak
kulit manggis mempunyai aktivitas melawan sel kanker meliputi breast,
liver, dan leukemia. Selain itu, juga digunakan untuk antihistamin,
antiimpflamasi, menekan sistem saraf pusat, dan tekanan darah, serta
antiperadangan. Kulit buah juga mengandung antosianin seperti
cyanidin-3-sophoroside, dan cyanidin-3-glucoside.
Senyawa tersebut berperan penting pada
pewarnaan kulit manggis. Kulit buahnya mengandung senyawa pektin, tanin,
dan resin yang dimanfaatkan untuk menyamak kulit dan sebagai zat
pewarna hitam untuk makanan dan industri tekstil, sedangkan dan getah
kuning dimanfaatkan sebagai bahan baku cat dan insektisida.Efek biologi
& farmakologi Rebusan kulit buah manggis mempunyai efek antidiare.
Buah manggis muda memiliki efek speriniostatik dan spermisida. Ekstrak
(n-heksana dan etanol) manggis memiliki tingkat ketoksikan tertentu pada
penggunaan metode uji Brine Schrimp Test (BST). Dari hasil penelitian
dilaporkan bahwa alfa mangostin (1,3,6-trihidroksi-7-metoksi-2,8-bis
(3metil-2-butenil)-9H-xanten-9-on) hasil isolasi dari kulit buah manggis
mempunyai aktivitas antiinflamasi dan antioksidan.
Dari hasil studi farmakologi dan
biokimia dapat diketahui bahwa alfa mangostin secara kompetitif
menghambat tidak hanya reseptor histamin H, mediator kontraksi otot
lunak tetapi juga epiramin yang membangun tempat reseptor H1 pada sel
otot lunak secara utuh.
Mangostin merupakan tipe baru dari
histamin. Toksisitas pemberian ekstrak daun muda terhadap mencit bunting
dengan dosis 500, 1000, dan 1500 mg/kg BB menunjukkan efek pada fetus
berupa penurunan berat badan, terjadinya perdarahan pada fetus, dan
adanya perubahan jaringan hati fetus seperti nekrosis pada sel hepar,
tetapi tidak terjadi kelainan perkembangan dan aborsi. Ekstrak daun
manggis dengan berbagai dosis dapat mengurangi jumlah sel spermatid,
terjadi penambahan jumlah spermatozoa abnormal, dan lambatnya gerak maju
spermatozoa mencit.
Testimoni :
Tayen Syah (42) tahun, asal Jakarta dan
Aldrina Dewi Hartono (41) tahun yang juga asal Jakarta memberikan
kesaksian luar biasa bagi kita semua. Mereka adalah orang tua dari
Steven Nurdiansyah (12) yang menderita Leukemia Akut Myelogenous atau
Acute Myelogenous Leukemia (AML) dan Leukemia Akut Lymphoblastic atau
Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL).
Leukemia Akut Lymphoblastic adalah suatu
penyakit yang berakibat fatal, dimana sel-sel yang dalam keadaan normal
berkembang menjadi limfosit berubah menjadi ganas dan dengan segera
akan menggantikan sel-sel normal di dalam sumsum tulang. Umumnya terjadi
pada anak-anak usia di bawah 15 tahun.
Sedangkan Myelogenous Leukemia Akut
lebih sering diderita oleh orang-orang dewasa dibandingkan anak-anak,
dan lebih sering pada pria daripada wanita. AML diobati dengan
kemoterapi. Tingkat kelangsungan hidup lima tahun adalah 40%. Subtipe
dari AML meliputi promyelocytic leukemia akut, leukemia myeloblastic
akut, dan leukemia akut megakaryoblastic.
Kisah Steven Melawan Kanker Leukemia AML & ALL
“Gejala awalnya hanya sakit perut, saya
pikir itu sakit perut biasa, ternyata setelah diperiksa lebih lanjut di
beberapa rumah sakit dan laboratorium di Jakarta, Steven divonis
menderita Leukemia,” tutur Tayen saat membuka kisah putranya dalam
melawan salah satu penyakit mematikan ini.
Setelah beberapa hari dirawat di salah
satu rumah sakit swasta di bilangan Jakarta Selatan, kondisi Steven
tidak berubah. “Karena penanganan medis kepada Steven tidak seperti yang
kami harapkan, maka saya berembuk sama keluarga untuk dibawa ke
Singapura saja,” lanjut Tayen. Setelah sampai di Singapura, esok harinya
Steven langsung dibawa ke salah satu rumah sakit terkenal dan ditangani
segera oleh para dokter ahli.
Setelah melalui pemeriksaan intensif
dari tim dokter ahli akhirnya Steven diketahui mengidap penyakit
Leukemia AML dan ALL. “Saya tidak percaya, ko anak saya sakit leukemia 2
jenis sekaligus, oh Tuhan kenapa mesti terjadi pada anak saya. Tetapi
sejak di Jakarta saya sudah tahu bahwa Steven menderita leukemia, hanya
jenisnya belum diketahui. Steven juga tanya! Pak! Kenapa sedih sekali
mukanya, ada apa Pak? Saya tetap tidak beritahu dia, saya hanya bilang,
Steven, kamu harus kuat ya, ikuti apa kata Bapak ya, dan Steven
mengangguknya,” beber ayah 2 putra ini dengan wajah sedih.
Di Singapura kurang lebih 2 bulan lebih
Tayen sudah mengeluarkan biaya 1 miliar rupiah lebih untuk mencari
kesembuhan putra pertamanya. Namun itu sepertinya sia-sia, karena
semakin hari Tayen semakin tidak percaya dengan kenyataan bahwa anaknya
tetap terbaring di salah satu rumah sakit kelas atas di negeri singa
itu. Kekuatan doa dan dukungan keluarga besar membuat Tayen kuat
menghadapi ini semua. Motivasi tiada henti darinya untuk sang putra agar
tetap kuat dan semangat dalam melawan penyakit ini.
“Saya yakin Tuhan punya rencana dan
kehendak yang berbeda buat saya melalui Steven, bayangkan, seorang anak
kecil umur 12 tahun menderita leukemia 2 jenis sekalian, kalau bukan
karena campur tangan Tuhan Steven sudah habis semenjak di Jakarta, tapi
kenyataannya tidak demikian, Steven sangat tegar dan kuat walau usianya
baru 12 tahun. Bahkan di Singapura dia pernah marahin dokter tapi dalam
bahasa Indonesia, gimana si dokter ini, rawat Steven ko ngga
sembuh-sembuh,” kisah Tayen.
Keputusan keluarga bahwa Steven kembali
ke Jakarta dan jalani pengobatan di Jakarta. “Kata Ibu saya saat di
Singapura, dokter bilang penyakit ini tidak ada obatnya, tapi saya tetap
berdoa mencari solusi pengobatan lain. Suatu ketika saya mencoba
membuka internet dan syukur Tuhan saya menemukan XAMthone plus. Saya
langsung menghubungi agenya dan membelinya,” uajrnya.
Selama 2 bulan Steven sudah minum 48
botol XAMthone plus, setelah itu dikombinasikan dengan Madu Kunyit Putih
dan Kapsul Temu Putih. Total sampai Agustus tanggal 11 2011 sudah 70
botol XAMthone plus yang diminum oleh Steven. Hasilnya, STEVEN SEMBUH
dan sudah bersekolah kembali. “Mujizat itu nyata bagi siapa yang
memercayainya,” ujar Tayen.
Tuhan telah memakai XAMthone plus untuk
membantu Steven keluar dari cobaan maha berat ini, Tuhan telah menguji
Steven dengan sangat keras, dan Steven berhasil melaluinya. Steven
berterima kasih pada Tuhan yang telah memberkati XAMthone plus.
Sebenarnya masih banyak kisah sedih nan memilukan dari keluarga ini selama mengobati Steven, tetapi tidak kami tuliskan semuanya di sini. Mulai dari pengalaman keluarga Tayen dengan cara penanganan medis terhadap Steven di Jakarta, juga di Singapura, sampai kembali lagi ke Jakarta.
Sebenarnya masih banyak kisah sedih nan memilukan dari keluarga ini selama mengobati Steven, tetapi tidak kami tuliskan semuanya di sini. Mulai dari pengalaman keluarga Tayen dengan cara penanganan medis terhadap Steven di Jakarta, juga di Singapura, sampai kembali lagi ke Jakarta.
Namun kami meyakini kisah ini sudah
cukup memberi kekuatan bagi sesama kita khususnya orang tua atau
anak-anak yang mengidap penyakit yang konon bisa membunuh pasiennya
dalam hitungan hari. Apa kesimpulan dari kisah ini? Silakan menyimpulkan
sendiri, namun 1 poin terpenting dalam kisah ini adalah DOA. Doa
mengubah segalanya, dan dengan DOA pulalah Tayen bisa menemukan XAMthone
plus, dan akhirnya anaknya juga sembuh. Semoga testimoni bermanfaat
bagi kehidupan kita, salam sehat selamanya.
PESAN SEKARANG, BARANG SAMPAI BARU TRANSFER PEMBAYARAN
Ekstrak kulit buah yang larut dalam
petroleum eter ditemukan dua senyawa alkaloid. Kulit kayu, kulit buah,
dan lateks kering Garcinia mangostana mengandung sejumlah zat warna
kuning yang berasal dari dua metabolit yaitu alfa-mangostin dan
mangostin yang berhasil diisolas i. Mangostin merupakan komponen utama
sedangkan mangostin merupakan konstituen minor. Ditemukan metabolit baru
yaitu 1,3,6,7-tetrahidroksi-2,8-di (3-metil-2butenil) xanton yang
diberi nama a-mangostanin dari kulit buah Garcinia mangostana.
Buah manggis digunakan untuk mengobati
diare, radang amandel, keputihan, disentri, wasir, luka/borok. Selain
itu, digunakan sebagai peluruh dahak dan untuk sakit gigi. Kulit buah
manggis digunakan untuk mengobati sariawan, disentri, nyeri urat,
sembelit. Kulit batang digunakan untuk mengatasi nyeri perut. Akar untuk
mengatasi haid yang tidak teratur. Dari segi rasa, buah manggis cukup
potensial untuk dibuat sari buah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar